">Usaha Penerbitan Harapkan Regulasi - PENTASGRAFIKA.com

Usaha Penerbitan Harapkan Regulasi

Percetakan PENTAS GRAFIKA – Jakarta

Saat ini terdata ada sekitar 1.300 penerbit buku di Indonesia. Mayoritas dari penerbit yang tergabung dalam Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) itu tidak produktif lagi.

Tak Mampu Bersaing, Pelaku Usaha Penerbitan Berharap Keberpihakan Regulasi

Hal tersebut dikatakan Direktur penerbit Yayasan Pustaka Obor Indonesia (YPOI), Kartini Nurdin, dalam Forum Legilasi “RUU Sitem Perbukuan”, di pressroom DPR, Senayan Jakarta, Selasa (20/9).

“Data nasional di Ikapi tercatat sekitar 1.300 penerbit. Tapi saat ini penerbit itu tidak aktif lagi,” kata Kartini.

Meski Ikapi belum melalukan penelitian terhadap tidak aktifnya penerbit buku itu, penyebabnya menurut Kartini diduga karena masuknya era digitalisasi.

“Dugaan sementara, lesunya kegiatan penerbit buku karena masuknya era digitalisasi,” tegasnya.

Oleh karena itu, Kartini sangat berharap RUU Sistem Perbukuan ini nantinya bisa mendorong Ikapi untuk produktif lagi sesuai dengan kemajuan teknologi.

Regulasi media adalah kontrol dan pembinaan media massa oleh pemerintah dan lembaga lainnya.

Ini semua diatur di dalam Hukum yang memiliki aturan dan prosedur untuk mencapai berbagai macam tujuan,

misalnya dalam hal intervensi dalam melindungi kepentingan umum yang dinyatakan di dalam regulasi media, serta mendorong persaingan dan pasar media yang efektif, atau menetapkan standar teknis umum.[1]

Sasaran utama dari regulasi media ini adalah pers, radio dan televisi, tetapi juga dapat mencakup film, musik rekaman, telegram, satelit, penyimpanan dan teknologi distribusi (disk, kaset, dan sebagainya), internet, ponsel, dll

Regulasi media merupakan perangkat media massa yang memiliki peraturan, dimana semuanya diatur oleh Pemerintah dan beberapa badan yang membawahi media massa,

peraturan diatur dalam hukun dan aturan yang sesuai dengan prosedur.

Regulasi Media adalah aturan-aturan dan kebijakan yang berkaitan dengan yang mengatur hubungan dan operasional media massa,

regulasi sangat penting bagi keteraturan dan keseimbangan hubungan media massa dengan pemerintah, masyarakat, sesama media massa dan media secara global.

Anda juga bisa mengikuti Artikel PENTAS GRAFIKA melalui Social Media di Facebook, Twitter atau Channel Youtube.