">Percetakan 3D Atasi Kebotakan? - PENTASGRAFIKA.com

Percetakan 3D Atasi Kebotakan?

Percetakan PENTAS GRAFIKA – Jakarta

Kantung rambut yang diciptakan lewat proses mirip percetakan tiga dimensi (3D) kelak mungkin bisa ditanamkan ke kepala.

Hal itu diungkapkan industri kosmetik L’Oreal yang menjalin kerja sama dengan perusahaan percetakan biologis Prancis,

oietis, yang sedang mengembangkan percetakan laser obyek-obyek berlandaskan sel tubuh.

Selama ini folikel rambut atau kantung rambut tidak pernah diciptakan dengan cara ini dan kedua perusahaan memperkirakan diperlukan sedikitnya tiga tahun untuk mengadaptasi proses tersebut.

L’Oreal sendiri sudah menggunakan kulit yang dicetak secara 3D untuk riset-riset atas produknya.

Bisakah Percetakan 3D Atasi Kebotakan?

“Jika kami berhasil mencetak satu kantung rambut secara biologis, pengetahuan kami dalam biologi rambut dan misteri pertumbuhan dan kehilangan rambut akan meningkat,” jelas Jose Cotovio, Direktur Divisi Riset dan Inovasi L’Oreal kepada BBC.

Dia menambahkan, rencana awalnya adalah kantung-kantung rambut akan digunakan untuk menguji produk baru.

“Kehilangan rambut amat emosional bagi sejumlah orang dan amat menekan.

Jika kami berhasil mengidentifikasi beberapa unsur yang bisa mengatasinya, maka akan terjadi revolusi besar.”

“Langkah berikut adalah, apakah bisa ditanam? Itulah ambisinya,” tutur Cotovio.

Tekniknya akan menggunakan laser yang dibantu oleh proses percetakan yang sudah dikembangkan oleh Poietis dalam beberapa tahun belakangan.

Poietis mengatakan sudah menggunakan teknik tersebut untuk menciptakan tulang rawan dan beberapa jenis sel.

Biasanya diperlukan waktu sekitar 10 menit untuk mencetak sekeping kulit berukuran lebar 1cm dengan ketebalan 0,5 mm.

Namun karena kantung rambut amat kompleks dan terdiri dari 15 sel yang berbeda dalam sebuah struktur yang canggih, maka akan dibutuhkan waktu yang lebih lama.

Poietis bukan satu-satunya perusahaan yang bekerja dalam percetakan biologis, tetapi berbeda dengan banyak perusahaan lain,

perusahaan Perancis ini menggunakan laser untuk membuat tisu.

Bagaimanapun, Alopecia UK, sebuah lembaga sosial yang memberi dukungan dan saran tentang kehilangan rambut, mengingatkan agar orang-orang jangan langsung gembira.

Mereka menganggap masih terlalu dini walau menyambut baik sebuah perusahaan seperti L’Oreal yang melakukan investasi dalam teknologi untuk membantu orang yang kehilangan rambut di masa depan.

“Pada titik ini masih belum jelas apakah teknologi tersebut bisa memberi manfaat bagi semua jenis kehilangan rambut,” kata Amy Johonson, juru bicara Alopecia UK.

 

Anda juga bisa mengikuti Artikel PENTAS GRAFIKA melalui Social Media di Facebook, Twitter atau Channel Youtube.